Minggu, 23 Oktober 2016

Cara Lulus Kuliah Tepat Waktu versi Dewi Nurjanah - Jurusan Akuntansi

0

Hai kawan2 apa kabar

Saya akan berbagi artikel yang saya peroleh dari blog Dewi Nurjanah tentang kiat2 untuk cepat lulus kuliah. Kiat2 ini bisa di bandingkan dengan kiat2 yang pernah saya tulis berdasarkan pengalaman saya probadi di TIPS CEPAT LULUS KULIAH

Mungkin artikel ini mempunyai perbedaan tips dengan artikel yang pernah saya tulis tapi setidaknya bisa menambah referensi bagi anda dalam mengejar mimpi anda dalam kuliah cepat


Siapa sih yang nggak mau lulus tepat waktu? Nggak mau juga kan dibilang sebagai mahasiswa abadi?
Mau lulus tepat waktu atau tidak itu tergantung pada diri sendiri, tapi kalau bisa lulus kuliah tepat waktu, ada banyak hal positif yang bisa didapat. Lulus kuliah di usia yang lebih muda akan membuatmu jadi kandidat yang akan lebih diperhitungkan saat melamar pekerjaan. Kamu bisa lebih bebas menekuni karir impianmu, dan juga bisa sesegera mungkin untuk membalas budi orangtuamu!
Tapi, otak encer, niat, dan rencana saja tak bisa menjaminmu untuk lulus tepat waktu, harus punya strategi untuk mencapai misi lulus tepat waktumu itu. Ada beberapa tips strategi lulus kuliah tepat waktu. Langsung simak yuk!
1.     Hubungan baik dengan dosen juga bisa membantu mulusnya langkahmu di bangku kuliah
Bergaul juga dengan dosen-dosen biar kamu eksis di mata mereka.
Bangun komunikasi dengan dosen seperti meminta bahan ajar yang akan dibahas pada mata kuliah berikutnya. Penting dan sangat bermanfaat jika menjadi mahasiswa yang aktif dan tampil beda.
Jangan hanya bergaul dengan sesame mahasiswa saja, kita juga perlu menjalin pertemanan dengan dosen mata kuliah. Mengambil hati dosen itu bukan berarti penjilat! Tidak bisa dipungkiri kalau akrab dengan dosen bisa membantu meningkatkan prestasimu.
Akrab dengan dosen dapat membantu terlihat aktif dimatanya dan kita pun jadi punya rasa semangat untuk belajar lebih giat karena tak ingin mengecewakan dosenmu. Manfaatkan kedekatan itu untuk belajar dan bertanya banyak hal yang belum pernah diajarkan dikelas.
2.     Jangan Remehkan KRS. Pahami baik-baik mata kuliah dan jumlah SKS yang harus diambil. Salah perhitungan, bisa menyesal di akhir semester!
Perhatikan SKS dan mata kuliah yang harus diambil.
Baca keseluruhan mata kuliah dan jumlah SKS yang harus ditempuh. SKS penting ketika sudah menjadi mahasiswa tahap akhir dan skripsi untuk memperoleh gelar sarjana. Sangat disayangkan jika telah menyelesaikan mata kuliah prasyarat skripsi tetapi belum mencapai jumlah SKS yang harus ditempuh.
Jangan meremehkan da nasal-asalan ambil mata kuliah saat mengisi KRS, harus teliti dengan mata kuliah dan jumlah SKS yang akan diambil disetiap semesternya. Perhatikan mata kuliah apa saja yang perlu dan wajib untuk diambil, dan perhitungkan baik-baik jumlah SKSnya. Kalau tidak teliti, bise merugikan diri sendiri.
Contohnya, mengajukan siding skripsi salah satu syaratnya adalah harus sudah memenuhi jumlah SKS yang wajib untuk ditempuh mulai dari semester pertama hingga akhir. Meskipun sudah menyelesaikan mata kuliah prasyarat skripsi tapi jika jumlah SKS nya tak memenuhi syarat, maka tidak bisa untuk mengambil mata kuliah skripsi dan harus mengambil mata kuliah untuk memenuhi jumlah SKS tersebut.
Nah, belum lagi jika mata kuliah yang akan diambil ada disemester sekarang, kalau mata kuliah yang akan diambil adanya di semester depan, rencana lulus aka jadi molor lebih lama lagi! Karena itu jangan asal-asalan jika mengisi KRS, bila perlu minta saran dari dosen wali kamu.
3.     IPK awal kuliah itu ibarat investasi, sebisa mungkin pastikan IPK mu di semester awal tidak membuatmu merugi
Dapetin IPK sebaik mungkin disemester awal.
      Belajar buat dapet IPK setidaknya lumayan (diatas 2.00 dari 4.00). Dengan itu kita bisa atur strtegi untuk ambil berapa SKS mata kuliah per semester. Jadi dari situ bisa menargetkan agar lulus kuliah tepat waktu.
      Disemester awal kuliah, mata kuliah yang diambil kebanyakan masih mata kuliah pengantar, dimana bobot dan kesulitannya be;lum begitu berat. Dan ini kesempatan emas untuk meraih nilai IPK sebagus mungkin yang bisa didapatkan. Kalau nilai IPK di awal semester sudah bagus, akan lebih mudah mengatur strategi untuk mengambil SKS mata kuliah disemester-semester selanjutnya.
      Kalau diawal semester saja nilainya sudah Tidak bagus, akan lebih kesulitan untuk mengatur strategi kedepannya. Beban mata kuliah yang harus diambil diakhir-akhir semester nanti juga akan bisa semakin berat.
4.     Selalu persiapkan diri dalam setiap kuis dan ujian semester. Terjun bebasnya IPK bisa membuat impian lulus cepat menguap ke udara
Persiapkan untuk UAS, UTS dan Kuis
Serius tapi santai yang peting konsisten dengan nilai IP dan Jurusan yang diambil. Jangan lupa saat ada Kuis dan Ujian sudah harus siap agar nilai juga bagus, tapi jangan terlalu serius nanti yang ada malah stress.
Tidak perlu terlalu serius, apalagi sampai terlalu stress. Demi kewarasan sebagai manusia biasa, nikmati setiap proses perkuliahan dengan santai tapi serius boleh santai bermain-main denga teman-teman tapi juga jangan sampai kebablasan.
Jangan lupa dengan tugas dan belajar, jangan belajar hanya disaat H-1 Kuis ataupun Ujian saja. Rajinlah membaca agar jika tiba-tiba dosen mengadakan kuis dadakan kita bisa siap dan mengerjakanya dengan baik. Begitu juga dengan ujian semester dengan mencicil belajar dari jauh-jauh hari maka kita akan lebih siap menghadapi ujian nantinya.
Jika nilai kuis dan ujian bagus, dan itu sangat membantu untuk meningkatkan nilai IPKmu. Usahaka hindari nilai C atau D, sebisa mungkin dapatakan ilia A agar IPK dapat meningkat.
5.     Maksimalkan jumlah SKS yang diambil setiap semesternya. Kuliah senin sampai jumat tak masalah, agar gelar sarjana bisa diraih di waktu yang tepat
Inilah kenapa harus terus semangat untuk mandapatkan IPK yang baik, bukan semata mata ingin mengejar predikat cum laude, tapi nilai IPK yang tinggi bisa memberikan banyak keuntungan lain, yaitu bisa mengambil jumlah SKS yang lebih banyak, sehingga kemungkinan untuk bisa lulus lebih cepat terbuka lebar.
Tapi juga harus mempertimbangkan baik-baik. Sesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Apakah sanggup menempuh SKS sebanyak itu. Jika sanggup, laksanakan saja. Jika tidak, jangan memaksakan diri. Karena jika terlalu dipaksakan akan meras tertekan dan nilai IPK jadi menurun.
6.     Mendapatkan nilai E akan membebani langkah segera bebas dari status mahasiswa
Kerja keras dan berusaha jangan sampai mendapatkan nilai E
      Nilain E itu masalah besar mahasiswa, artinya harus mengulang mata kuliah yang sama ditahun depan, ini bisa berakibat tahun depan ngorbanin SKS yang harus diambil demi mata kuliah yang gagal. Otomatis harus menambah 1 semester lagi buat ngejar yang ketinggalan. Itupun kalau E nya Cuma satu, kalau lebih? Bisa bertahun-tahun.
      Kalau benar-benar ingin lulus tepat waktu, tidak boleh bertemu dengan nilai E, Karena nilai E memiliki bobot nilai 0, yang artinyak tak lulus di mata kuliah tersebut. Jika mendapat nilai E, harus mengulang mata kuliah tersebut di semester berikutnya. Sedangkan jika nilai IPK mu tak cukup baik, tak bisa mengambil banyak mata kuliah banyak disemester mendatang.
      Tetapi jika selama kuliah tidak banyak masalah dan nggak neko-neko, kemungkinan kecil dapat nilai E. selama rajin masuk kuliah, tugas lengkap, ikut kuis, UTS dan UAS. Kemungkinan besar nilai akan aman
7.     Orang pintar kalah dengan orang yang rajin. Walaupun pintar tapi kalau gak rajin masuk kelas, sama saja bohong…
Perhatika absen, lebih dari 3x gak masuk, fatal gak bisa ikut ujian. Malah gak selesai-selesai kuliah gara-gara urusan sama masalah ini.
      Jumlah nilai terbanyak yang berkontribusi pada nilai IPK adalah nilai UTS dan UAS. Sedangkan syarat agar bisa ikut UTS dan UAS adalah persentase dari kehadiran adalah harus diatas 75%. Kalau kehadiran dibawah 75% makan tidak bisa mengikuti ujian semester, dan bisa jadi dapat nilai D dan E. kalau tidak mau mempunyai nulai-nilai tersebut, harus rajin-rajin masuk kuliah.
8.     Jangan ragu mengambil mata kuliah yang sulit di semester awal. Makin ke belakang semangat akan semakin memudar
Di semester awal kuliah, ambil mata kuliah banyak-banyak. Contohnya ambil mata kuliah semester 4 di semester 2, mata kuliah semester 5 diambil di semester 3,dst. Karena awal-awal jadi mahasiswa biasanya masih rajin. Begitu masuk semester 6-7 mata kuliah tinggal dikit. Jadi bisa ditinggal untuk praktek kerja nyata.
Semester awal perkuliahan adalah masa-masa keemasan yang harus dimanfaatka. Karena mata kuliahnya belum terlalu sulit dan juga masih rajin jadi mahasiswa. Jika mampu dan memungkinkan, coba untuk mengambil mata kuliah yang ada disemester atas.
9.     Kedekatan dengan senior dikampus bisa membantu. Pinjam materi, Tanya pengalaman agar bisa memuluskan langkahmu nantinya
Banyakin diskusi sama kakak tingkat atau bahkan dosen, itu akan memperluas wawasan juga. Jadi akan termotivasi untuk lebih giat belajar.
      Belajar tak cukup hanya dari buku diktat dan catatan saja. Perlu mencari wawsan dari kakak-kakak senior juga. Banyak bergaul dengan mereka, berdiskusi dan bertanyalah tentang hal-hal yang berhubungan dengan hal akademis maupun non akademis.
      Mereka mempunyai pengalama lebih dulu, dan belajarlah dari pengalaman mereka. Menjalin hubungan yang baik dengan senior juga bisa membantu kuliah kita. Berkonsulltasi tentang perkuliahan, mintalah saran mengenai tugas, cara belajar atau soal-soal ujian.
      Senior juga bisa membantu saat kebingungan mencari tempat job training yang bagus untuk kita. Mereka pasti merekomendasikan ke perusahaan yang oke. Jadi harus pandai bergaul dengan kakak senior.
10.            Jika ingin lulus cepat jangan malas bimbingan skripsi. Melihat mahasiswa yang gifih dan rajin, dosen pembimbing akan memberikan apresiasi
Rajin menemui dosen pembimbing agar skripsi cepat selesai.
      Kalau sudah sampai pada tahap penyusunan skripsi, harus susun strategi agar bisa cepat menyelesaikan skripsi. Kunci utamanya adalah rajin dan tekun!
      Banyak godaan yang akan menghampiri saat mengerjakan skripsi, jadi harus bisa mewaspadainya. Rajin mengikuti bimbingan skripsi. Kerjakan dengan sebaik mungkin, wajar takutbdibilang skripsi yang ecek-ecek dan banyak revisi dari dosen. Tapi setidaknya harus rajin dan konsisten agar semangat mengerjakan skripsi tak terputus. Selain melihat isi, bobot dan kelayakan skripsi dosen juga menilai kegigihanmu saat bimbingan skripsi. Seorang dosen juga akan senang jika melihat mahasiswa bimbingannya rajin dan mempunyai kerja keras untuk lulus.
      Lulus kuliah tepat waktu itu bukan hal yang mustahil, kalau ada kemauan. Lulus tepat waktu juga bukan berarti tidak bisa menikmati masa-masa seru sebagai mahasiswa, yang penting ingat kewajiban utama sebagai mahasiswa dan jangan lupa minta doa restu pada kedua orangtua. Selalu semangat dan smeoga bisa lulus tepat waktu ya !

0 komentar:

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com